Kamis, 30 Agustus 2012

PENDEWASAAN DIRI

Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabbarakatuuh

Subhanallah......
Setengah bulan menjelang ulang tahun pernikahan kami yang ke 19, tepatnya 29 Agustus 2012, Allah memberikan kado spesial padaku. Tak pernah sebelumnya ku lakukan ini, sesaat adzan maghrib berkumandang dilanjutkan dengan iqomah disaat suami dan anak2 ku berjamaah maghrib di masjid depan rumah, aku membuka HP suamiku.  Awal mulanya karena penasaran, suamiku mendapat sms sebelum adzan maghrib yg katanya dari temannya - pak Toto - yg bercanda melulu.  Aku ingin tau, candaan suami ku dengan temannya itu. Ku buka kotak masuk dan memang benar sms terakhir dari pak. Toto yang mematangkan rencana untuk dinas ke Cimahi besok pagi. Iseng ku telusur sms dari pak Toto lainnya, dan memang benar berisi candaan. Semua nama di kotak masuk itu aku tahu. Tak ada yang aneh dan semuanya wajar.

Kututup kotak masuk dan beralih ke kotak terkirim, artinya sms dari suamiku yang sudah dikirimkan. Ada satu sms yang terbaca singkat namun cukup mencengangkan, dikirim suamiku pada Alfi - anak buahnya bagian administrasi di kantor. Kubuka pesan terkirim itu. Hanya satu kata yang terkirim, Mmuah. Saat itu aku hanya tertawa dan bergumam ternyata suamiku bisa genit. Dan seiring berlalunya waktu, rasanya aku semakin tersadar akan arti 'Mmuah' yang di sms kan suamiku pada Alfi.

Aku sholat maghrib dengan rasa tak tenang. Bagaimana cara yang baik untuk menegur suamiku. Selesai aku sholat maghrib, suamiku minta dibersihkan telinganya. Aku mulai membersihakn telinganya sambil aku berkata: " maap tadi aku gak sengaja buka Hp. Aku baca papa sms ke Alfi - Mmuah. Aku tau kalo papa cuman bercanda, tapi itu gak betul. Siapa yang tau si Alfi men-delete ato malah menyimpannya. Mungkin aja dibaca lagi dan lagi. Kuatirnya ini bisa menimbulkan hal yang gak  baik . Bisa menjadi bibit2 yang gak baik. Jadi kalo bercanda jangan keterlaluan".
Dan suamiku hanya diam, tidak bereaksi apapun sampai aku selesai membersihkan telinganya.

Keesokan paginya, sudah aku setrika dan aku siapkan pakaian untuk perjalanan dinasnya selama 2 hari. Suamiku sendiri yang memasukkannya ke dalam tas. Setelah sarapan, suamiku berangkat ke kantor. Tak ada sedikitpun pembicaraan yang menyinggung sms pada Alfi.

Ini hari ke 2 dia pergi ke Cimahi. Dan selama itu, tak ada penjelasan apapun dari suami. Kecuali statusnya di FB pada hari Kamis 30 Agustus 2012 : " Alhamdulillah, engkau selalu mengingatkanku untuk selalu berperilaku baik, makasih."
Aku tak tau, apakah status ini khusus ditujukan padaku ato bukan. Dan membaca komentarnya sendiri yang intinya banyak tetangga yang juga teman kantor yang mengingatkannya untuk berperilaku baik.

Semula tak ada pikiran apapun padaku, kecuali suamiku sedang bercanda. Tetapi, ASTAGHIRULLAHALADZIIM..... setan mulai membisik-bisik hatiku.
Setan mulai mengatakan, coba kamu pikir dan renungkan, Mungkin aja benar ini sms pertama ke Alfi yang tidak sopan. Tapi kalo kata2nya 'Mmuah' , seakan2 suamimu sudah terbiasa sms-an dengan alfi. Ato memang suamimu sudah sangat terbiasa sms-an dengan alfi ato dengan kata lain suamimu ada suatu hubungan khusus dengan alfi.
MASYA ALLAH...... ASTAGHFIRULLAHALADZIIM.....

Ya Allah, bantu aku menyikapi masalah ini dengan bijaksana. Jauhkan aku dari bisikan syaiton yang terkutuk dan prasangka-prasangka yang tidak benar.
Apakah aku yang terlalu bodoh dan terlalu naif ? Salahkah aku yang tak pernah berprasangka apapun pada suamiku dan selalu berpikir positif tentangnya ?

Aku yakin bahwa semua yang terjadi atas izin dan kehendak Allah Ta'ala. Demikian juga dengan keisenganku membuka HP suamiku, tentunya atas izin dan kehendak Allah juga. Tak ada suatu hal yang kebetulan.
Inilah waktu yang Allah anggap tepat untuk ditunjukkannya 'sesuatu' padaku dan waktunya untuk meluruskan 'sesuatu' yang mungkin mulai dilakukan suamiku melampaui 'JALAN-NYA YANG LURUS DAN BENAR'.

Subhanallah.... Maha Suci Engkau ya Allah.....
Bantulah aku untuk dapat melalui dan menyikapi ujianMU kali ini dengan bijaksana, baik dan benar.

ya Allah, aku mohon kepadaMU berbicara yang benar ketika marah dan ridho.

ya Allah, aku berlindung kepadaMU dari ilmu yang tak berguna, dari hati yang tak tenang, dari doa yang tak didengar dan dari nafsu yang tak pernah kenyang.

ya Allah, Engkau adalah Tuhan kami dan Tuhan mereka. hati kami dan hati mereka ada dalam genggamanMU. Sunggu Engkaulah yang melunakkan mereka.

ya Allah, tutuplah aurat (aib) ku, amankanlah ketakutanku, ampunilah dosaku.

ya Allah, Dzat yang mengubah-ubah hati, ubahlah hati kami untuk selalu taat kepadaMU.

ya Allah, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.

ya Allah, tetap hidupkanlah aku, sepanjang hidup itu adalah baik bagiku.

RENCANA ALLAH SELALU BERAKHIR DENGAN KEBAIKAN.
DAN JIKA YANG KAMU DAPATKAN BELUM BAIK MAKA ITU BUKANLAH AKHIR.....

APA YANG KAMU INGINKAN TAK SELALU KAMU DAPATKAN, TAPI ALLAH SELALU MEMBERI YANG KAMU BUTUHKAN , KADANG LEBIH DARI YANG KAMU BAYANGKAN.

Insya Allah ini kado pernikahan terbaik yang aku dapatkan. Semoga ini semakin membuatku dewasa dan bijaksana dalam menjalani hidup dan kehidupan.

Allah, jadikanlah keluarga kami menjadi keluarga sakinah mawwadah wa rahmah selalu dalam ridho, perlindungan dan keberkahanMU, di dunia hingga di akhirat kelak.

Alhamdulillahirrobbil 'alamiin.... terima kasih ya Allah untuk semua yang telah Engkau tunjukkan dan berikan padaku. Engkaulah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Hanya kepada Engkaulah aku menyembah dan hanya kepada Engkaulah aku meminta pertolongan.
Kabulkanlah setiap doa, permohonan dan pengharapanku.

Rabbaanaa hablaanaa min azwaajinaa wa dzuriyyatinaa qurrata a'yunin waj'alnaa lilmuttaqiina imaamaa....

Rabbaaanaa aatina fiddunya chasanah wa fil akhirati chasanah waqina adza bannar.....


Wassalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabbarakatuuh.

Pagedangan, 31 Agusutus 2012.

Selasa, 08 Mei 2012

MEMAKNAI SEBUAH KEBERSAMAAN & KEIKHLASAN

Ceritaku ini bermula dari sekumpulan bapak2 di sebuah RT di perumahan penduduk yang biasa2 aja. Dengan komunitas yang beragam dan heterogen. Ada pedagang, pegawai swasta, PNS,  petugas keamanan, wiraswasta, hingga pejabat setingkat eselon 3. Terdengar celetukan seorang bapak yang prihatin dg kondisi jalan dimuka rumahnya, dimana banyak batu2 kecil - sisa2 aspal yang sudah tak nyata lagi - dan yang jelas tak nyaman untuk dilalui. Bapak ini ingin memperbaiki jalan dimuka rumahnya agar lebih baik, aman  dan nyaman untuk dilewati.

Dari keinginan pribadi ini kemudian berkembang menjadi pembicaraan antar tetangga di kiri dan kanannya. Alhamdulillah tetangga sebelah kiri berniat sama ingin memperbaiki jalan di muka rumahnya sendiri. Tak disangka tetangga kedua disebelah kirinyapun berniat sama. Sehingga pembicaraan ini meluas hingga sebagian besar warga di RT tersebut berkeinginan memperbaiki jalan dilingkungan RT dengan cara swadana - bayar sendiri2.  Dan akhirnya disepakati perbaikan jalan dengan cara di cor namun pengerjaannya dengan cara bergotong royong.

Uang mulai dikumpulkan pada seorang bapak yang , insya Allah, amanah. Dan dimulailah pengerjaan pengecoran jalan. Dengan kesepakatan pengumpulan dana dan dikerjakan secara bersama-sama.
Awal dari pengecoran pertama, 3 truk molen dg 12 kubik campuran semen & batu datang kurang lebih pada jam 1.30 dini hari, di hari kerja.  Si bapak yang tengah lelap tidur, tersentak bangun karena suara dering Hp yg mengabarkan truk molen akan segera tiba. Dengan bergegas, si bapak memukul keras2 tiang tilpun utk membangunkan warga yang lain. Tak berapa lama dari dentangan keras akibat tiang tilpun yang dipukul palu, hujan turun dengan derasnya. Subhanallah..... Ternyata hujan tak menghalangi niat warga untuk memulai proses pengecoran jalan. Karena tidak mengira truk molen akan datang malam itu, maka peralatan dengan segala perlengkapannya belum cukup memadai untuk digunakan. Tapi itu pun tak menyurutkan semangat bapak2 untuk meratakan curahan semen yang keluar dari truk molen. Bermodalkan niat, rasa kebersamaan dan keikhlasan, bapak2 mnyelesaikan proyek pertama dari pengecoran jalan ini dengan sukses. Demikian juga dengan para ibu2 yang dengan spontan menyediakan teh - kopi dan makanan untuk para bapak2.

Maka, telah dimulailah sebuah proses KEBERSAMAAN yang dilandasi niat tulus dan keikhlasan.

Truk molen ke 2 datang beberapa hari kemudian , selepas sholat isya'. Dentang keras suara tiang tilpun yang dipukul bergema di seantero RT. Dan bapak2 dengan segera keluar rumah menyambut truk molen yang akan menurunkan semen cor2an.  Dan ibu2 dengan segera pula memasak air untuk menyiapkan minuman dan memasak apapun  bahan yang dia punya untuk menjadi sebentuk camilan.

Demikian juga yang terjadi untuk truk molen yang ke 3, 4 ,5 dan seterusnya. Truk2 itu biasanya datang setelah isya' . Namun pernah juga 2 kali setelah ashar dan 1 kali ba'da sholat Dhuhur. Dan bapak2 itupun tetap dengan semangat meratakan curahan semen dan menyelesaikannya. Tak peduli itu ada didepan rumah siapa. Yang sedang berkelapangan waktu dan berbadan sehat, bergotong royong mengerjakan pengecoran jalan ini.

Namun pada hari selasa - 8 Mei 2012, tidak seperti biasanya. Jam 6.30 pagi, 2 truk molen membawa 7 kubik semen cor akan segera datang. Jam 6.30 pagi adalah waktu dimana bapak2 sedang bersiap2 menuju tempat kerja masing2. Dentangan tiang tilpun sebagi tanda datangnya truk molen segera terdengar. Dan Subhanallah..... satu persatu bapak2 yang masih ada di rumah segera berkumpul dan mempersiapkan segala sesuatunya. Bapak2 itu adalah bapak2 yang masing2 mempunyai kesibukan dan pekerjaan sendiri. Mereka rela menyisihkan sedikit waktunya dulu untuk menyelesaikan cor2an pagi ini.  Lebih dari 8 orang bapak2 bergotong royong menyambut truk molen yang menurunkan semen cor. Dan ibu2 dengan serta merta bergegas mengeluarkan teh - kopi dan nyamikan.

Dan aku memaknai ini sebagai sebuah KEBERSAMAAN dan KEIKHLASAN , insya Allah semata karena Allah Ta'ala. Tak ada perhitungan, tak ada keraguan, tak ada saling iri. Semua saling bahu membahu meratakan dan menyelesaikan proyek jalan, pagi ini.

Dalam hati dan lisanku, terucap syukur yang teramat dalam. Alhamdulillah dan terimakasih ya Allah untuk KEBERSAMAAN & KEIKHLASAN  dari bapak2 dan ibu2 RT 8.

Niat kami memperbaiki jalan ini semata karena Engkau ya Robb, agar memudahkan dan memberikan rasa aman & nyaman orang2 yang melaluinya. Orang2 yang berniat beribadah menuju masjid, ato orang2 yang berniat menjemput rezeki dariMU, ato anak2 yangberniat menuntut ilmu, ato ibu2 yang berniat berbelanja, ato siapapun yang melewati dan berniat mencari kebaikan dan RidhoMU, ya Allah.....
 
Semoga niat kami ini tercatat sebagai sebuah amal jariyah bagi diri kami dan keluarga kami masing2. Dan tercatat sebagai sebuah amal ibadah bagi bapak2 yang mengerjakannya dan bagi ibu2 yang mendukungnya.

Dan jadikanlah jalan yang baru ini sebagai jalan yang Engkau Ridhoi dan Engkau berkahi sehingga memberikan kebaikan dan manfaat bagi siapapun yang melintasi. Jauhkan dan hindarkan jalan baru ini dari hal2 yang membawa kemudhorotan.

Aamiin aamiin ya Allah ya Rabbal 'alamiin.....

9  M E I  2012

* special thanks for Bapak2 & Ibu2 RT 08 - Perum Bumi Puspiptek Asri sektor III Tangerang *

Selasa, 07 Februari 2012

RUMAH TAMU

By : Jalaludin Rumi

Menjadi manusia adalah menjadi rumah tamu
Setiap pagi datang dengan tamu yang baru

Kegembiraan, kesedihan dan sifat buruk
sedikit pengetahuan diri hadir sebentar
sebagai tamu yang singgah tanpa perjanjian
Sambut dan jamulah mereka semuanya !

Biarpun tamu mu hanya sekerumunan nestapa
yang melanda rumahmu dengan kasar
dan mengangkut segala isinya
Tetaplah temui setiap tamu dengan mulia
Bisa jadi ia sedang mengosongkanmu
demi akan datangnya banyak kebahagiaan baru

Niat buruk, rendah diri, dengki
sambutlah mereka di pintu dengan tertawa
dan ajak mereka masuk

Bersyukurlah atas apapun yang diturunkan untukmu
Karena setiap tamu adalah utusan dari sisiNYA
sebagai penunjuk jalanmu.

Rabu, 20 Januari 2010

Anakku



aku amat bersyukur
dengan dititipkannya
engkau padaku...

Ku asuh engkau,
dengan segenap kemampuanku.
Ku belai engkau,
dengan segenap kasihku.
Ku didik dan kubesarkan engkau,
dengan segenap jiwa ragaku.
..........

Syukurilah nak.......
untuk setiap apapun
yang Allah anugerahkan
padamu.

Kembangkan bakat dan potensi dirimu
untuk beribadah pada Tuhanmu.
Itulah cara terbaik
untuk mensyukuri rezekimu.
Insya Allah akan kau dapati
kehidupan hakiki yang abadi.......

Doaku selalu menyertaimu, anakku....
karena
aku sayang padamu selalu



special for : Helmi Aziz Muhammad
- 21 Januari 2010 -

Anakku



Waktu trus berjalan,
perlahan tapi pasti
mendekati titik ujian.

Angger,
semangat ya.....
waktunya menunjukkan jati diri
bahwa
kamu mampu.....

Tinggalkan smua
keluh kesah dan kemalasanmu.
Langkah kecilmu kini
akan menjadi tonggak awal
langkah besar kehidupanmu kelak.....

Doa ku selalu menyertaimu, anakku.....
karena
aku sayang kamu selalu.




special for : Muhammad Faizal Irvansyah <>

Jumat, 25 Desember 2009

maghrib,
selasa, 22 Desember 2009 M / 5 Muharram 1431 H

Alhamdulillah.....
Engkau memudahkannya
Smua niat telah terlaksana,
selanjutnya kami berserah diri padaMu
Berikanlah kebaikan pada kami sekeluarga

Ini adalah awal yang baik.....
Moga berakhir dengan baik
Sehingga yang tersisa hanya kebaikan
dan kebaikan.....

Amiin ya Robb.....

Kamis, 10 Desember 2009

KESEMPATAN

" Allah, jagalah ( aku ) untuk tetap Amanah.... selamanya.... seumur hidup..... "
Sebaris kalimat itu yang terucap dari mulutku dipagi ini.
Setelah anak dan suami berangkat sekolah dan ke kantor, ada seorang ibu datang ke rumah untuk menitipkan sejumlah uang padaku. Sudah beberapa kali ibu ini menitipkan uang untuk keperluan pendidikan anak2 yang betul2 membutuhkan di lingkungan kami. Jumlahnya pun seperti rata2 donatur lain, berbilang ratusan ribu. Namun di pagi ini, ibu tsb menitipkan dananya dalam jutaan rupiah. Diantara ucap syukur alhamdulillah yang terlontar, terselip sebuah rasa.............

Allahu Akbar, subhanallah............. Ibu itu begitu percayanya padaku untuk mengelola dananya. Demikian juga dengan para donatur lainnya. Tak ada ikatan apapun antara aku dan mereka, selain ' kepercayaan ' . Dipagi ini, aku serasa tersentak dengan kesadaran bahwa ternyata aku mengemban sebuah "AMANAH". Kepercayaan, yang tidak setiap orang mendapatkan kesempatan menjalaninya.

Justru karena tidak setiap orang mendapat kepercayaan dari sekelompok orang untuk mengelola dana mereka maka aku bertekad untuk dan harus bisa menjalankan + mengemban amanah itu dengan benar dan sebaik2nya. Walau secara fisik tak ada keuntungan apapun untuk diriku, tapi aku yakin, aku tengah memperjuangkan sepotong tiket ke Surga. Tiket yang tentunya tidak mungkin didapatkan dengan mudah, namun aku aku harus berjuang tuk bisa meraihnya yaitu dengan cara " MENJAGA AMANAH ".

Dan amanah terbesar yang harus dijaga adalah Iman Islam. Untuk selalu tunduk patuh, sujud beribadah hanya pada ALLAH SWT.
" Dan tidak Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepadaKu " , demikian Allah berfirman.

Mari kita gunakan setiap kesempatan, yang kita dapat & yang Allah berikan, dengan sebaik2nya . Kita jaga dengan ikhlas -betul2 dan sungguh2, setiap amanah dan kepercayaan yang dititipkanNya pada kita. Apapun itu bentuknya...... Insya Allah , potongan2 tiket surga akan menambah 'bekal' perjalanan panjang kita .

" Ya Allah, berikanlah aku kekuatan, ketabahan dan kesabaran untuk dapat menjaga setiap amanah yang Engkau berikan / titipkan padaku. Jadikanlah aku orang yang dapat menjaga amanah "

Hasbunallah wa ni'mal wakiil, ni'mal maula wa ni'mal natsiir, laa haula wala quwwata illa billaah.